Senin, 23 Februari 2015

Kebahagian (semu)?


      Anda ingin bahagia? Tentu saja banyak orang yang ingin sekali bahagia. Tapi sekali lagi ukuran bahagia itu setiap orang pasti berbeda. Sekedar menulis pengalaman pribadi tentang arti kebahagian. Dahulu memang kata bahagia buat saya, yang penting bisa bersekolah dan mendapatkan makan yang cukup. Sangat simple bukan? Tapi seiringnya waktu, ukuran kebahagian  berubah. Yang dulunya asal bisa bersekolah dan makan kini....asal bisa menafkahi keluarga dan memberikan pendidikan buat anak. Selesai? ternyata tidak. Semakin lama nafsu akan kebahagian lain muncul. Nafsu dan kebahagian bersatu menjelma menjadi KEINGINAN yang terus terjadi dan semakin membesar. TERNYATA...setelah melihat quote disamping..Apa yang anda pikirkan? Kunci hilangnya kebahagian diri kita adalah kita terlalu memikirkan kebahagian orang lain sehingga anda melupakan kebahagian anda sendiri. Pada awalnya sih saya merasa quote tersebut ga ada benernya, karena kita hidup memang untuk berbagi apalagi dalam hal ini adalah berbagi kebahagian dengan orang lain.
Terus....apakah kita harus memikirkan kebahagian diri kita sendiri tanpa memikirkan kebahagiaan orang lain? Itulah susahnya. Karena kita terbiasa dengan budaya yang sejak kecil (MAYORITAS) mengajarkan untuk berbuat baik buat orang lain. Lalu apa yang harus kita perbuat untuk meraih kebahagian? Berdasarkan pengalaman saya. Kebahagian dapat diraih setelah berpasrah diri pada yang KUASA dan IKHLAS menjalankan semua yang kita lakukan di dunia ini. Mau membahagiakan orang lain dan diri sendiri jika kita berpasrah dan ikhlas maka kebahagian akan datang dengan sendirinya. Sekali lagi...ucapan saya hanya sekedar berdasar pengalaman pribadi bukan dari research, tapi setidaknya itu juga berdasarkan beberapa teman atau orang orang sekitar yang saya perhatikan dan tanya. Saya masih ingat akan salah satu ucapan yang diucapkan tokoh di film TAI CHI MASTER...."Hilangkan Beban Tumbuh Nyawa Baru" . Jadi apa hubungannya kata kata tersebut dengan KEBAHAGIAN? Hubungan tulisan itu dengan kebahagian adalah lupa nya diri kita dengan beban kecil dipikiran yang semakin membesar dan kita lupa menaruhnya SEJENAK. Coba sekarang anda lepaskan BEBAN HIDUP dengan berpasrah diri. Lalu TUMBUH spirit baru yang dapat meraih kebahagian anda. Ingat....!! yang membuat anda tidak bahagia adalah KEINGINAN yang terlalu besar dan anda tak mampu meraihnya. Ahhhh....hari sudah malam. Saya sangat BAHAGIA jika tidur sekarang dan bangun dengan badan yang sehat. Terimakasih Tuhan atas semua yang Engkau berikan hari ini. Bye bye sahabat... see ya  assalamualaikum

Jumat, 20 Februari 2015

Inspirasi

        Dimulai dari mana ya? Kadang memang sangat memusingkan ketika kita mau menulis ehhh...ada aja gangguannya. Namanya juga inspirasi, jadi ya kita bicara tentang inspirasi yang siapa tahu bisa mengubah hidup kita.

         Inspirasi biasanya datang secara tidak sengaja. Misalnya lagi mandi eh inspirasi nongol, lagi buang air besar juga tiba-tiba muncul disaat kita lagi ngeden errrrrrgghhhh (jorok hahahah). Yang saya mau share disini adalah inspirasi bisnis. Bagaimana kita mencari bisnis yang sesuai dengan keinginan kita? Kalau penulis sih caranya begini..JALAN KAKI....nah lho apa hubungannya jalan kaki sama bisnis dan inspirasi? Ada dong...cobalah kita berjalan kaki ke pusat pusat bisnis (jalan kaki juga sehat kan hehehehe) Dari pusat bisnis itu kita perhatikan jenis bisnis mereka...Kuliner, elektronik, fashion dst. (saya saranin jalannya ke pusat bisnis grosir) perhatikan mengapa bisnis mereka berjalan dengan baik. perhatikan juga cara memasarkan produk mereka. Setelah anda memperhatikan semuanya bikin bisnis plan yang matang (jangan terlalu ribet, tar ga buka lagi. Bisnis itu ga perlu modal...percaya? Ya modal berani aja. Kalau kita tahu ada penjual barang dengan harga murah kualitas bagus coba tanya sama dia tentang harganya...sudah? tentunya belum. Kita lakukan perbandingan harga dipasaran...sudah? juga belum heheheh. setelah kita tahu perbandingan harganya baru kita tentukan harga pasaran kita. Jangan terlalu mahal, tar ga laku laku lagi. Bisnisnya kayak main saham aja.... laku..harga miring ga apa apa..tapi volume penjualan tinggi. Contoh...untung Rp 100 tapi laku sejuta produk ..sudah untung 100 juta kan hahahaha ngimpiiii...bukan mimpi, yakin deh kalau diusahakan dengan giat hal itu akan terwujud. Setelah itu coba tawarkan barang barang dia melalui sosmed atau blog anda. Kalau dah ada yang pesen baru deh beli ditempat yang menurut anda murah berdasarkan JALAN KAKI tadi.  So...sudah terbuka pikiran anda? lakukan dan tekuni...insha Allah berhasil. Salam sukses








Selasa, 17 Februari 2015

Motivasi

       Deuuuu....pada dasarnya setiap orang punya keinginan yang besar untuk meraih kesuksesan. Kayak aku ini hehehehe...mau sukses dapet duit  dari google buat ngempanin anak bini ciaaaaaa. Setiap orang mempunyai rahasia buat sukses. Tapi......bagaimana kamu mengukur kesuksesan itu. Ukurannya apa? ga perlu repot repot melakukan sebuah research untuk mengetahui ukuran kesuksesan bagi setiap orang. Ukur aja diri kamu sendiri. Sukses bagi kamu apa? punya rumah...mobil...tanah yang luas...deposito??? sah sah saja ketika semua itu menjadi ukuran sebuah kesuksesan. Kenapa engga?
Tapi...yo jangan ngoyo. Setiap orang sudah diberikan rizki oleh Tuhan ko, dan rezeki itu ga akan salah tempat. Walau begitu, bukan berarti kamu berpangku tangan meraih rezeki itu yaa hehehe. Mentang mentang dah diatur ehhhh cuek ga mau nyari. Kalau ukuran aku sih sebuah kesuksesan diukur dengan kata "Cukup". Terserah kalian mengartikan kata "Cukup" itu pasti setiap orang juga berbeda ukuran kata cukup nya. Dulu...ada cerita dimana kata cukup itu ga pernah ada. penulis terlahir sebagai orang yang jauh dari kata cukup..bayangkan.., pulang sekolah kadang ga ada sayur, yaaa terpaksa makan nasi dingin dengan garam atau ke kebun orang minta lalapan hiks...hiks. Rumah juga menyedihkan...bocor dimana mana dan hampir roboh. Ga apa apa ko...aku cukup bahagia dengan semuanya. Yang penting sekarang aku sudah merasa cukup walau ego akan sebuah keinginan itu kadang mengalahkan kata cukup yang aku ciptakan sendiri (maklum manusia, ga ada cukupnya hahahaha) Lalu bagaimana menyikapi semua itu agar memotivasi kita meraih kata CUKUP (tergantung ukuran masing-masing anda ya :)) kalau aku sih yaaa...meraihnya dengan sederhana aja. jalani hidup ini dulu tapi dengan terus belajar mencari asset asset diri yang mampu meningkatkan kata-kata cukup itu. Asset diri ya berupa pengetahuan ditambah keterampilan. Coba cek diri anda...seberapa cerdas anda dalam berfikir dan berlogika? apa keterampilan yang anda punya? seberapa mahir? biasa saja atau luar biasa? Nah dari penilaian diri itu saya yakin anda akan berfikir yaaa saya mampu cukup dan saya tak mampu cukup. Kadang miris juga zaman sekarang ini. Demi memenuhi kata cukup, banyak wanita yang memotong jalan untuk meraihnya dengan cepat. "Menjadi Pelacur contohnya" Tolongggg....sudahi itu....Dunia ini cuma pijakan sementara utuk sebuah kebahagian yang kekal. Tobat ya :) (Penulis juga banyak dosa, tapi setidaknya ga magang di TAMAN LAWANG" hahahahaha).
                   Oke...setelah anda mengukur kemampuan diri anda...lalu apa yang perlu dilakukan? Ya berusaha lahhh...bekerja atau menjadi pengusaha. Coba hilangkan kata MALAS. Raih GOAL kalian dengan menggunakan kemampuan anda...yang bisa menulis jadi penulis sukses...yang bisa masak...bikin rumah makan yang sukses..yang pinter main alat musik buka les atau bikin band yang solid...yang bisa ngomong, jadi marketer yang handal. So....Why do you have to wait? kenapa nunggu. Giiii dah pergi sekarang juga, raihhh semua kata cukup yang menurut ukuran diri kalian sendiri dapat memenuhi semua keinginan anda. Jangan bikin status di FB mulu terus posting makanan deh. Kalau makanan itu anda bikin sendiri terus enak...JUALLL aja, jangan cuma diposting everybodyyy hehehe. Udah yaaa moga kalian sukses memenuhi kata CUKUP itu. kalau baca tolong di share terus follow dong blog nya ya Pleasee heheheh

Me lagi

Me lagi
Bergembira

Me and my life

Foto saya
silahkan baca di all about me